Pertumbuhan penduduk di Negara Amerika Utara & Amerika Serikat

Nama : Jeffri Wahyu Putra . S
Kelas : 1KA22
NPM  : 13118464

Kawasan Amerika Utara 

Secara astronomis, Benua Amerika terletak antara 10°/35° BB – 170°BB dan antara 83°LU – 55°LS. Dengan demikian, benua ini memiliki 8 daerah waktu.

Secara geografis, Benua Amerika dikelilingi samudra-samudra dan laut-laut sebagai bagian dari samudra-samudra itu. Di sebelah barat  benua  ini  terdapat Samudra Pasifik atau Lautan Teduh dengan laut tepi-laut tepinya, seperti Selat Bering, Laut Bering, Teluk Alaska, Teluk California, Teluk Panama, dan Selat Magelhaes.

Di sebelah timur benua ini dibatasi oleh Samudra Atlantik, serta beberapa laut tepinya.  Di bagian utara berbatasan dengan Laut Arktik. Di ujung utara benua ini bertetangga dekat dengan Benua Asia yang  dipisahkan  hanya dengan selat sempit, yaitu Selat Bering.

Bagian  barat  Benua Amerika,  dari utara sampai ujung selatan, termasuk ke dalam deretan pegunungan muda Sirkum Pasifik. Di Amerika Utara pegunungan ini dinamakan Rocky  Mountains dan  di Amerika Selatan dinamakan Cordilleras. Sedangkan  di  pantai timurnya dihiasi beberapa kelompok pegunungan tua yang terbentuk pada zaman Paleozoikum. 

Di Amerika Selatan kita jumpai pegunungan tua, yaitu Dataran Tinggi Guyana.Di bagian tenggara benua ini terhampar Dataran Tinggi Brasilia. Berdasarkan bentuk daratannya, Benua Amerika terbagi  ke  dalam  dua region, yaitu Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mengenai batas antara kedua wilayah itu terdapat dua versi pendapat.

1.) Pendapat yang menyatakan bahwa Tanah Genting (Ismuth) Tehuantepeclah  yang menjadi pembatasnya.  Daerah pembatas ini diapit oleh Teluk Campeche di Meksiko dan teluk Tehuantepec di Pantai Lautan Teduh.

2.) Pendapat lain menyatakan bahwa batas antara region Amerika Utara dengan Amerika Selatan adalah Ismuth Panama, yang merupakan bagian tersempit di Amerika Tengah. Batas yang terakhir inilah yang dewasa ini lebih populer.

Selain  berdasarkan  bentuk  daratannya,  terdapat  pula pembagian-pembagian lainnya, yaitu sebagai berikut.

1.) Berdasarkan perbedaan kebudayaannya,  Amerika terbagi ke dalam dua region, yaitu Anglo Amerika dan Amerika Latin  yang batasnya terdapat antara Amerika Serikat dengan Meksiko.

2.) Berdasarkan elevasi dan iklim terbagi ke dalam tiga region, yaitu:

a.) Tierra caliente atau daerah panas,
b.) Tierra templada atau daerah sejuk, dan
c.) Tierra fria atau daerah dingin.

3.) Berdasarkan pemerintahannya, pembagian region ini sifatnya mutlak, dengan perbatasan ditetapkan atas dasar perjanjian kedua negara.


TABEL JUMLAH PENDUDUK DAN TINGKAT
 PERTUMBUHAN NEGARA AMERIKA UTARA



JUMLAH PENDUDUK AMERIKA SERIKAT TAHUN 2018

Berapa jumlah penduduk Amerika Serikat tahun 2018? Negara super power AS atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama United States of America adalah sebuah negara republik konstitusional federal. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, jumlah penduduk Amerika Serikat masuk dalam tiga besar populasi di dunia. AS merupakan negara maju, terletak di Benua Amerika. Wilayahnya diapit oleh Samudra Atlantik dan Pasifik, berbatasan langsung dengan negara Meksiko di sebelah selatan dan Kanada di Utara.

Dikutip dari wikipedia, populasi jumlah penduduk Amerika Serikat meningkat hampir empat kali lipat pada abad ke 20. 82% penduduknya tinggal di kawasan perkotaan. Berdasarkan rasnya, penduduk dengan kulit putih sebanyak 72,4%, kulit hitam 12,6%, Asia 4,8%, penduduk asli Indian, Alaska dan Hawaii sekitar 11%. Lalu, berapa banyak jumlah penduduk AS? berikut ini penjelasannya.

JUMLAH PENDUDUK AMERIKA SERIKAT


Dari data tabel diatas, dapat kita ketahui bahwa pada tahun 2018 jumlah penduduk Amerika Serikat mencapai 326.766.742 jiwa. Informasi tersebut kami peroleh dari situs worldomaters, data yang disajikan merupakan secara live (langsung). Jadi dapat berubah-ubah setiap saat, baik itu bertambah maupun berkurang.

Pertumbuhan jumlah penduduk di Amerika Serikat mencapai sekitar 0.71% atau bertambah 2.307.285 jiwa dari tahun sebelumnya (2017). Angka pertumbuhan tersebut bisa dibilang cukup tinggi. Jika kita lihat pada tabel, grafik pertumbuhan penduduknya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Informasi lebih lanjut, berikut ini perkembangan jumlah penduduk Amerika Serikat dari tahun 1950 hingga 2018, antara lain :

TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
Tahun 1950
158.804.395 Jiwa
Tahun 1960
186.808.228 Jiwa
Tahun 1970
 209.588.150 Jiwa
Tahun 1980
229.763.052 Jiwa
Tahun 1990
252.529.950 Jiwa
Tahun 2000
281.982.778 Jiwa
Tahun 2010
308.641.391 Jiwa
Tahun 2015
319.929.162 Jiwa
Tahun 2017
324.459.463 Jiwa
Tahun 2018
326.766.748 Jiwa


Dari data diatas, dapat kita analisis bahwa perkembangan populasi penduduk di Amerika Serikat dari tahun 1950 hingga 2018 meningkat sebanyak 2 kali lipat lebih. Dibandingkan dengan 5 negara di Benua Amerika Utara, posisi jumlah penduduk Amerika Serikat menempati peringkat pertama. Sementara dibahwahnya ada negara Canada (36 juta jiwa), Bermuda (61 ribu jiwa), Greendland (56 ribu jiwa) dan Saint Pierre & Miquelon (6.342 ribu jiwa).

Kemudian lingkup yang lebih luas lagi, jika dibandingkan dengan negara-negara di dunia, jumlah penduduk di negara Amerika Serikat menempati peringkat ke 3, dibawah China (1.4 miliar juta) dan India (1.3 miliar jiwa). Sementara dibawah AS yaitu Indonesia (266.7 juta jiwa), Brazil (210,8 juta jiwa) dan Pakistan (200 juta jiwa).

Angka populasi penduduk AS yang sudah disebutkan diatas akan terus bertambah disetiap tahunnya. Hal ini tidak terlepas dari tingginya angka kelahiran dan masuknya imigran asing ke negara yang sering dijuluki sebagai Negara Paman Sam.

Faktor Penghambat Perkembangan Penduduk

Pertambahan penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor – faktor demografi sebagai berikut :

1. Kematian (Mortalitas).
2. Kelahiran (Natalitas).
3. Migrasi (Mobilitas).

Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran frekuensi suatu penyakit atau peristiwa/kejadian tertentu yang terjadi pada suatu populasi selama periode waktu tertentu, dibandingkan dengan jumlah penduduk yang menanggung resiko tersebut.

1. Kematian
Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas).
a.) Faktor pendukung kematian (pro mortalitas)
Faktor ini mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. Yang termasuk faktor ini adalah:
– Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
– Terjadinya berbagai bencana alam
– Terjadinya kecelakaan lalu lintas dan industri
– Tindakan bunuh diri dan pembunuhan.
b.) Faktor penghambat kematian (anti mortalitas)
Faktor ini dapat mengakibatkan tingkat kematian rendah. Yang termasuk faktor ini adalah:
– Lingkungan hidup sehat.
– Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap.
– Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.
– Tingkat kesehatan masyarakat tinggi.
– Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.

Ada beberapa jenis perhitungan angka kelahiran yaitu:

A. Angka Kematian Kasar ( Crude Death Rate/CDR )
Angka kematian kasar adalah yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu.

B. Angka Kematian Khusus Menurut Umur Tertentu (Age Specific Death Rate = ASDR)
Angka kematian khusus menurut umur tertentu dapat digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian. Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi, sedangkan pada kelompok usia muda jauh lebih rendah.

C. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR)
Angka kematian bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang lahir.
Bayi adalah kelompok orang yang berusia 0-1 tahun.
Besarnya angka kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk.
Pada umumnya bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian bayi tinggi.
Selain perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.
Untuk angka kematian bayi ukurannya sebagai berikut:
– Rendah, jika IMR antara 15-35.
– Sedang, jika IMR antara 36-75.
– Tinggi, jika IMR antara 76-125
.
2. Kelahiran ( Natalitas )
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas)
Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
• Kawin pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu.
• Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
• Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki.
• Anak menjadi kebanggaan bagi orang tua.
• Anggapan bahwa penerus keturunan adalah anak laki-laki, sehingga bila belum ada anak laki-laki, orang akan ingin mempunyai anak lagi.
Faktor pro natalitas mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk menjadi besar.
Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
• Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.
• Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun.
• Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
• Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2.
• Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.

Faktor – faktor penunjang tingginya angka natalitas dalam suatu negara antara lain :

1.Kepercayaan dan agama
Faktor kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Ada agama atau kepercayaan tertentu yang tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Dengan sedikitnya peserta KB berarti kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak.

2.Tingkat pendidikan
Semakin tinggi orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara rasional.

3.Kondisi perekonomian
Penduduk yang perekonomiannya baik tidak memikirkan perencanaan jumlah anak karena merasa mampu mencukupi kebutuhannya. Jika suatu negara berlaku seperti itu maka penduduknya menjadi banyak.

4.Kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah mempengaruhi apakah ada pembatasan kelahiran atau penambahan jumlah kelahiran. Selain itu kondisi pemerintah yang tidak stabil misalnya kondisi perang akan mengurangi angka kelahiran.

5.Adat istiadat di masyarakat
Kebiasaan dan cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk. Misalnya nilai anak, ada yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya, ada yang menilai anak laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya, sehingga mengejar untuk mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.

6.Kematian dan kesehatan
Kematian dan kesehatan berkaitan dengan jumlah kelahiran bayi. Kesehatan yang baik memungkinkan bayi lebih banyak yang hidup dan kematian bayi yang rendah akan menambah pula jumlah kelahiran.

7.Struktur Penduduk
Penduduk yang sebagian besar terdiri dari usia subur, jumlah kelahiran lebih tinggi dibandingkan yang mayoritas usia non produktif (misalnya lebih banyak anak-anak dan orang-orang tua usia).
Untuk menentukan jumlah kelahiran dalam satu wilayah digunakan angka kelahiran (Fertilitas). Angka kelahiran yaitu angka yang menunjukkan rata-rata jumlah bayi yang lahir setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun.
Pengukuran Fertilitas tidak sesederhana dalam pengukuran mortalitas, hal ini disebabkan adanya alasan sebagai berikut :
1. Sulit memperoleh angka statistik lahir hidup karena banyak bayi – bayi yang meninggal beberapa saat setelah kelahiran, tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran atau kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir mati.
2. Wanita mempunyai kemungkinan melahiran dari seorang anak ( tetapi meninggal hanya sekali )
3. Makin tua umur wanita tidaklah berarti, bahwa kemungkinan mempunyai anak makin menurun.
4. Di dalam pengukuran fertilitas akan melibatkan satu orang saja. Tidak semua wanita mempunyai kemungkinan untuk melakukan.
Ada dua istilah asing yang kedua – duanya diterjemahkan sebagai kesuburan, yaitu :
a. Facundity ( kesuburan )
Facudity adalah lebih diartikan sebagai kemampuan biologis wanita untuk mempunyai anak.
b. Fertility ( fertilitas )
Fertility adalah jumlah kelahiran hidup dari seorang wanita atau sekelompok wanita.
• Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)
Angka kelahiran ini disebut kasar karena perhitungannya tidak memperhatikan jenis kelamin dan umur penduduk, padahal yang dapat melahirkan hanya penduduk wanita.
• Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur (Age Specific Fertiliy Rate = ASFR )
Angka Kelahiran Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate/ASFR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran per 1000 perempuan pada kelompok umur tertentu antara 15-49 tahun.

2. Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja.
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
1. Persediaan sumber daya alam
Pengertian mengenai perubahan ini sangat penting dalam kaitannya dengan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui, dan memang jenis sumberdaya inilah yang seringkali dikhawatirkan akan segera punah.
2. Lingkungan social budaya
Subyek utama dalam mengungkap permasalahan lingkungan hidup adalah manusia. Manusia dan lingkungan hidup (alam) memiliki hubungan yang sangat erat. Keduanya saling memberi dan menerima pengaruh satu sama lain. Pengaruh alam terhadap manusia lebih bersifat pasif, sedangkan pengaruh manusia terhadap alam lebih bersifat aktif.
3. Potensi ekonomi
Pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh perubahan dalam struktur dan corak kegiatan ekonomi atau usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan keterampilan, penambahan kemampuan berorganisasi, dan manajemen.
4. Alat masa depan
Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita. Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak.



Tabel Penggandaan Penduduk

Menggunakan interpolasi linear dari perkiraan WPDS, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat atau akan dua kali lipat dalam tahun-tahun berikutnya (dengan dua titik tolak yang berbeda). Perhatikan bagaimana, selama 2 milenium, menggandakan masing-masing mengambil kira-kira setengah selama dua kali lipat sebelumnya, pas model pertumbuhan hiperbolik disebutkan di atas. Namun, tidak mungkin bahwa akan ada penggandaan lain dalam abad ini.


Faktor-Faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk


  • Kematian
Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian dan faktor penghambat kematian.

  • Kelahiran
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran dan yang mendukung kelahiran.

  • Imigrasi
Imigrasi apabila setiap penduduk pindah ke kota dan mereka menjadikan ktp menjadi dua maka akan sulit apabila di data tidak akan terpenuhi akan sulit mendata penduduk dengan data pasti.

Rumus Tingkat Kematian Kasar

CDR = D/P x K

Ket :
CDR = Crude Death Rate (Angka Kematian Kasar).
D = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K = Bilangan konstan 1000

Rumus Tingkat Kematian Khusus


ASDRx = Dx/Px x K

Ket :
ASDRx  = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx         = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px         = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K           = Bilangan konstan 1000

Angka Kelahiran

Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu:
Angka kelahiran dikatakan tinggi jika angka kelahiran > 30 per tahun.
Angka kelahiran dikatakan sedang jika angka kelahiran 20-30 per tahun.
Angka kelahiran dikatakan rendah jika angka kelahiran < 20 per tahun.

Pengertian dan Akibat Migrasi

Secara umum Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain.
Ada dua dimensi penting dalam penalaahan migrasi, yaitu dimensi ruang/daerah (spasial) dan dimensi waktu.


Tinjauan migrasi secara regional sangat penting dilakukan terutama terkait dengan kepadatan dan distribusi penduduk yang tidak merata.Migrasi salah satu dari tiga komponen dasar dalam demografi, Migrasi bersama dengan dua komponen lainnya, kelahiran dan kematian, mempengaruhi dinamika kependudukan di suatu wilayah.


Sumber :

- http://www.kuttabku.com/2017/07/letak-geografis-dan-astronomis-batas-batas-bentang-alam-iklim-dan-keadaan-penduduk-di-negara-negara-amerika-utara-amerika-serikat-dan-kanada.html

-http://www.sumbersejarah.com/2018/08/jumlah-penduduk-amerika-serikat.html#

-http://cyberteknologi2015.blogspot.com/2017/11/ilmu-sosial-dasar-isd-penduduk_3.html

-https://alvinmod.wordpress.com/2014/11/10/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-penduduk/

Komentar

Postingan Populer